WHAT'S NEW?
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Politik Hukum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik Hukum. Tampilkan semua postingan
pendiri teman ahok

GARUT, KILAS24.NET - Dua pendiri komunitas Teman Ahok yakni Amalia Ayuningtyas dan Richard Saerang sempat ditahan oleh pihak imigrasi dan tak diizinkan masuk ke Singapura. 

Sebagaimana dilansir laman merdeka.com, Senin, 6 Juni 2016, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Arief Poyuono Menganggap Kejadian tersebut sudah memalukan Pemerintah Indonesia. 


"Aktivitas TemanAhok di Singapura udah malu-maluin pemerintah Indonesia. Tapi enggak tahu ya TemanAhok tahu malu dan tahu hukum yang berlaku di Singapura enggak ya," kata Arif melalui pesan singkatnya, Senin, 6 Juni 2016. 


Arief juga menilai, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih grogi untuk maju melalui jalur independen pada Pilgub DKI 2017 mendatang. Hal itulah yang membuat TemanAhok memaksakan diri meraup dukungan KTP dari Warga Indonesia di Singapura. 


Padahal menurut Arief, jika percaya diri melalu jalur independen, mencari dukungan satu juta KTP itu sangat mudah di dalam negeri. "Kalau cuma cari dukungan satu juta KTP di Jakarta mah super banyak," ungkapnya. 



(mar/merdeka)
gambar: waspada.co.id

SEMARANG, KILAS24.NET - Peristiwa teror yang terjadi di kawasan Sarinah, tepatnya di daerah Jl MH Thamrin pada Kamis, 14 Januari 2016, Jelas Merugikan Nama Agama Islam. 

Hal Tersebut dikatakan oleh H Rhoma Irama, ketua partai Islam Damai dan Aman (IDAMAN). "Islam sangat tidak menolerir kekerasan dan teror. Dalam Islam, membunuh satu orang saja berarti telah membunuh semua umat manusia. Jadi, apa yang terjadi di Thamrin kemarin adalah perbuatan yang bertentangan dengan ajaran Islam, dan jelas merugikan nama Islam," paparnya, di dalam acara silaturahmi dan pembekalan kader Partai Idaman se-Jateng di Semarang, Sabtu 16 Januari 2016. Usai acara, Rhoma juga meresmikan kantor DPC Partai Idaman Kota Semarang. 

Dirinya mengakui, saat ini ada kelompok-kelompok Islam taqfirin yang selalu membid'ah-bid'ahkan dan mengkafir-kafirkan kelompok yang samasekali bukan golongannya. 

Dirinya juga mengatakan, teror bukan domain umat Islam. Teror merupakan kasus politik, bukan agama. "Tak ada satupun agama yang mentolerir kekerasan dan teror. Jadi, islam bukan teroris," tegasnya. 

Menurutnya, Solusi pemerintah menghadapi radikalisme adalah melalui pendekatan keamanan dan pendekatan agama. 

--- 




KILAS24 .NET - Beritasatu 
Gambar: tempo.co

JAKARTA, KILAS24.NET - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berpidato di hadapan para hadirin dalam rakernas I partai di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu, 10 Januari 2016, ada sebuah peristiwa yang tak terduga, Megawati sepertinya selip lidah saat mengucapkan Allah SWT dan juga disaat salam. 

"Semoga Allah su... Allah suwan.. Allah Subhana wa Taala meridhoi perjuangan kita, tanamkan dalam hati jiwa dan pikiranmu. One for All all for one. Assalamualaikum warah matulallahi wabarokatih (seharusnya wabarakatuh)," kata Megawati, seperti yang dilansir merdeka.com Minggu, 10 Januari 2016. 

Sebelumnya, Megawati menyemangati para kadernya untuk tidak takut dalam memperjuangkan sebuah pejuangan didalam kebenaran. Dia pun memberikan selamat bagi pelaksanaan rakernas yang berjalan lancar. 

"Di dalam masyarakat Indoensia itu kita akan hidup bahagia sesuai cita-cita orangtua kita di zaman dahulu. Selamat berpikir bekerja dan berjuang, jangan ragu bersuara, selama argumentasinya sesuai dengan konstitusi jangan setengah perjuangan. Jangan takut selama yang kita perjuangkan kebenaran. Hakkul yakin, annul yakin," paparnya. 

Dilaksanakan Pemotongan tumpeng dan juga pemukulan gong oleh Megawati. Tampak dalam acara tersebut Presiden-wapres yakni Jokowi dan Jusuf Kalla, Basuki Tjahaja Purnama, Susi Pudjiastuti dan juga Fadli Zon. 

---  





KILAS24 .NET
Gambar: twitter.com

JAKARTA, KILAS24.NET - Fadli Zon sebagai Wakil Ketua Umum (waketum) Partai Gerindra menyatakan bahwa pihaknya tidak akan mempermasalahkan bila akhirnya semua anggota Koalisi Merah Putih (KMP), terkecuali Gerindra, menjadi parpol pendukung Pemerintahan. 

Gerindra akan tetap berdiri sendiri yakni sebagai parpol yang bertugas mengontrol pemerintah dari luar pemerintahan. 


Menurut Fadli, adalah hak setiap partai politik untuk menentukan sikap, apakah bergabung dengan Pemerintahan atau hanya menjadi oposisi, itu sudah menjadi hak. 


"Kalau Gerindra sudah menegaskan sejak awal di luar pemerintah. Karena harus ada yang kontrol pemerintah," kata Fadli, Kamis, 7 Desember 2015. 


Dirinya juga tak lupa mengatakan bahwa tak jadi masalah bila Gerindra sendirian berada di KMP, ditinggalkan Golkar, PKS, dan PPP. "Prabowo mengatakan, walau sendirian tidak masalah. KMP tetap dibutuhkan," pungkasnya. 


--- 




KILAS24 .NET - beritasatu 

Gambar: Prabowo (republika)


JAKARTA, KILAS24 - Ketua Umum (KETUM) DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku bahwa dirinya tak habis pikir dengan polemik calon tunggal yang kini menjadi persoalan dalam penyelenggaraan pilkada serentak 2015 Desember nanti. Menurut dia, persoalan itu bukanlah persoalan substansial.

"Kadang saya prihatin dengan situasi negeri ini, kenapa persoalan substansial selalu nuansanya dikalahkan dengan hal teknis. Yang mestinya gampang malah jadi rumit, ruwet. Saya sampai geleng-geleng kepala," ungkap Megawati di Kantor DPP PDI Perjuangan, Kamis (27/8).

Menurutnya, substansi pilkada yang seharusnya diperhatikan KPU ialah bagaimana memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya. Dengan adanya persoalan itu, kesempatan masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya berpotensi mundur.

Megawati mengungkapkan bahwa sebelumnya mengaku sempat meminta Presiden Joko Widodo menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) untuk mengatasi sejumlah daerah yang terancam tidak bisa menggelar pilkada serentak pada 2015 karena tidak memiliki lebih dari satu pasang calon (tunggal).

Permintaan tersebut disampaikan Megawati saat Risma terancam tidak bisa maju dalam Pilkada Surabaya 2015 karena tak memiliki lawan. Risma maju bersama wakilnya yakni Wisnu Sakti Buana.

Namun, Presiden RI Ke-7 menolak permintaan Megawati itu. Jokowi, kata Megawati, khawatir nantinya perppu justru ditolak oleh DPR.

---

edited, kompas.com (mar)

Kilas24.blogspot.com - Assalamualaikum, Warahmatullahi Wabarakatuh. Alhamdulillahirabbilalamin, pada hari ini, kita masih diberikan umur yang panjang oleh Allah SWT. Maka dengan itu, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah swt, karena kita di beri umur, yang tak lain, oleh allah SWT. Sholawat serta salam, semoga tetap tercurahliumpahkan kepada Junjungan kita, Nabi Besar, Muhammad SAW.

Di hari yang berbahagia ini, saya meluncurkan sebuah portal berita sederhana, yang sudah berhasil kami buat, dan insyaallah, nantinya akan bermanfaat bagi semua orang.

Nantinya, kilas24 akan memuat berita-berita terhangat setiap harinya. Maka dari itu, kami memohon dukungan, dari anda semua, untuk portal ini, semoga bisa sukses, dan maju.

Sekian pemberitahuan dari kami, Wassalamualaikum, warahmatullahi wabarakatuh.

--- 
Kontak Kami:

Alamat: K24HomePlaza, Jl. Guntur Blok 311, Sukaregang Pesantren, No. 1986.

Twitter: @kilas24_news

Facebook: Muhamad Ari R (CEO)

email: kilas24@mail.com , kilas24news@gmail.com
---